Hukrim

Gencar,, Polres Inhil Kembali Bekuk Dua Pelaku Narkoba Satu Residivis

Foto press rilis polres inhil

INHIL, RIAULINK.COM - Polres Inhil kembali menggelar Press Release Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Rabu (16/09/2020).

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menyebut bahwa dalam perkara ini, Polres Inhil, berhasil menangkap 2 orang tersangka, RB (37 tahun) warga Tembilahan dan SB (31 tahun) residivis narkoba, warga Tembilahan Hulu.

"Kedua pelaku diamankan di sebuah kos-kosan Jalan Batang Tuaka Tembilahan, Senin (14/09/2020)," sebutnya.

Lanjutnya, AKBP Dian Setyawan menjelaskan bahwa pengungkapan tindak pidana narkotika tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering terjadi transaksi narkotika yang dilakukan oleh RB, lalu informasi tersebut disampaikan kepada Kasat Narkoba AKP Bachtiar dan dilakukanlah penangkapan terhadap pelaku.

Tambahnya, AKBP Dian Setyawan menyebut bahwa saat hendak ditangkap RB melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis badik.

"Dalam melakukan perlawanan RB melukai 2 anggota kepolisian di bagian bibir, dada dan tangan. Namun, dalam perlawanan tersebut RB tak berdaya dan akhirnya dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan tindakan medis, Namun setiba di RSUD PH tembilahan RB sudah dalam keadaan meninggal Dunia," Jelasnya.

Lebih lanjut, AKBP Dian Setyawan menjelaskan bahwa di TKP, Polres Inhil juga berhasil mengamankan rekan RB yakni SB yang mana merupakan residivis narkoba.

"Di TKP 1, disaksikan oleh RT dan warga setempat anggota Polres Inhil berhasil mengamankan 1 paket shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 97,63 gram, 1 buah dompet warna hitam di saku celana RB, satu bilah badik dan 1 unit handphone," sebutnya.

Sementara, Tim Satnarkoba yang lain di back up personil Polres Inhil melakukan pengembangan ke TKP 2 rumah tempat tinggal RB (Alm) di jalan Sederhana Tembilahan.

"Dari hasil pengeledahan di TKP 2 ditemukan barang bukti berupa 18 paket shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 44,92 gram di samping jendela," jelas AKBP Dian.

Dilanjutkan penggeledahan di TKP 3 yakni di rumah SB, Jalan Pelajar Tembilahan Hulu ditemukan 1 paket shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 2,33 gram di dalam kamar dan 1 buah badik.

Pasal yang dipersangkakan terhadap SB (residivis) pasal 114 ayat 1 tentang narkotika diancam hukuman minimal 4 sampai 20 tahun pidana.

"Dalam hal ini RB dan SB bertindak sebagai pengedar shabu, SB mendapatkan barang haram tersebut dari RB, sedangkan asal barang RB masih dalam proses pengembangan," Ungkap Kapolres. (Jb)