Metropolis

Pelabuhan Domestik BSJ Akan Kembali Beroperasi

Keterangan foto : Asnar, Kadishub Kota Dumai

DUMAI, RIAULINK.COM - Pelabuhan domestik Bandar Sri Junjungan (BSJ) Kota Dumai akan kembali beroperasi. Sebelum ditutupnya pelabuhan tersebut pada 1 Mei 2020 sejak pandemi Covid-19 juga melanda kota pelabuhan ini.

Secara otomatis, maka pelayaran kapal penumpang domestik dari dan tujuan ke Dumai bisa berjalan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Asnar, Kamis (13/8/2020) kepada wartawan, di ruang kerjanya.

"Jika tak ada halangan tanggal 22 Agustus Pelabuhan BSJ sudah bisa kita (Pemko Dumai) buka. Dengan begitu kita bisa melayani penumpang dari Dumai tujuan Kabupaten Bengkalis, Meranti termasuk Kota Batam dan Tanjung Pinang (Provinsi Kepulauan Riau begitu sebaliknya,"terang dia.

Bahkan pihaknya sudah mengeluarkan surat pemberitahuan dengan syarat yang harus diikuti oleh setiap penumpang wajib disiplin mengikuti protokol kesehatan.

"Khususnya wajib mengantongi surat rapid test demi mencegah penularan dan penyebaran Virus Corona,"sebut mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Barang Dishub Kota Dumai ini menerangkan.

Dikatakan dia, dengan dibukanya pelabuhan domestik tersebut tentunya juga mengacu pada surat edaran Kementerian Perhubungan nomor 12 tahun 2020 beserta surat edaran Wali Kota Dumai nomor 9 tahun 2020 tentang tindak lanjut operasi pelayaran domestik.

Dalam isi surat edaran Kemenhub tersebut, tertuang seluruh penumpang wajib dirapid test. Kemudian penumpang harus menjaga jarak minimal 1 meter. "Dan jumlah penumpang dibatasi hingga 50 persen,"terang dia.

Perihal ini juga sudah dirapatkan dengan pihak terkait seperti Kantor Syahbandar Otoritas dan Pelabuhan (KSOP), Imigrasi, Kepolisian, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dan lainnya termasuk para operator kapal dari perusahaan pelayaran  baik itu Batam Jet maupun Dumai Line.

"Kita sudah melakukan rapat pada Selasa (11 Agustus 2020) kemarin dan kita menyepakati tanggal 22 Agustus pelabuhan domestik (BSJ) dibuka,"papar mantan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Dumai.

"Pada rapat tersebut juga, pihak operator kapal juga sepakat mengikuti aturan yang sudah ditentukan,"timpalnya.

Ia juga menegaskan, seandainya kedapatan penumpang yang tak memiliki surat keterangan rapid test apalagi sampai terbukti penumpang yang positif maka semua biaya perawatan ditanggung pihak kapal.

"Meskipun dirasa berat oleh pengelola kapal, namun kita tidak memberikan kelonggaran mengenai hal ini,"ujarnya tegas.

"Adapun kita memberikan izin pelabuhan domestik beroperasi agar roda perekonomian di Dumai juga bisa kembali berputar namun tetap mengikuti protokol kesehatan,"tukasnya. (Kll)