Kesehatan

BPJS-Kes Dumai Beri Program Relaksasi Tunggakan kepada Peserta 

Keterangan foto : suasana pelayanan di kantor BPJS-KES Cabang Dumai

DUMAI, RIAULINK.COM - Akibat pandemi Covid-19 selama beberapa bulan belakangan ini cukup banyak yang merasakan dampaknya.

Tak hanya dari segi sosial maupun pendidikan masalah ekonomi menjadi permasalahan utama khususnya bagi masyarakat yang membayar angsuran maupun iuran.

Untuk itu pemerintah memberikan keringanan finansial bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) 

Pemerintah memberikan program relaksasi tunggakan untuk peserta BPJS Kesehatan, tidak terkecuali bagi peserta BPJS Kesehatan di Kota Dumai. 

Program tersebut diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020, tentang relaksasi tunggakan iuran. 

‎Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Harie Wibhawa mengungkapkan baru-baru ini pada kegiatan coffee morning dengan wartawan. Dikatakan dia relaksasi tunggakan ini merupakan solusi di tengah pandemi.

"Khususnya bagi peserta yang menunggak lebih dari enam bulan. Untuk itu kita berharap para peserta untuk mengikuti program relaksasi dengan mendatangi langsung ke kantor kita (BPJS-Kes) di Jalan Jenderal Sudirman,"ucap dia berpesan.

Dikatakan dia, bagi peserta yang mendapatkan relaksasi tunggakan dibagi dua kategori di antaranya peserta bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah badan usaha (PPUBU).

Cara mendapatkannya, para peserta harus melakukan pendaftaran terlebih sesuai ketentuan berlaku pada alamat situs yang diberikan oleh BPJS-Kes terlebih dahulu.

Kemudian melakukan pembayaran tagihan relaksasi tunggakan pada bulan berjalan minimal enam bulan ditambah satu bulan berjalan.

Selain itu, tambahnya, peserta melakukan pembayaran iuran bulan berikutnya secara rutin paling lambat tanggal 10 setiap bulan sesuai tagihan.

Dan peserta kemudian membayar sisa tunggakan dengan cara melunasi atau memanfaatkan program cicilan paling lambat Desember 2021.

"Bagi peserta yang akan memanfaatkan program cicilan wajib terlebih dahulu membayar tunggakan relaksasi dan melakukan pendaftaran cicilan pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan," terangnya. 

Harie menerangkan, ‎hingga saat ini bagi peserta yang sudah memanfaatkan relaksasi tunggakan ini mencapai 900 peserta di wilayah kerja BPJS-Kes Cabang Dumai dengan mencakup lima daerah kabupaten-kota yakni Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti.

Ia berharap agar para peserta BPJS yang menunggak selama enam bulan bisa kembali aktif. 

Sebab pada peraturan sebelumnya jika kartu JKN-KIS nya mau aktif harus melunasi tunggakan terlebih dahulu.

"Namun sejak keluar aturan baru di tengah situasi pandemi ini, pemerintah dengan menerbitkan Perpres nomor 64 tahun 2020, semuanya demi meringankan beban peserta,"ungkapnya. (Kll)