Hukrim

Transaksi di Dapur Pun Tetap Dicokok Polisi

ROKANHILIR, RIAULINK.COM - Dua orang laki-laki, S (43) warga KM 01 Mahato Desa Sei Meranti dan RS (24) warga KM 05 Mahato Desa Sei Meranti Darussalam Kecamatan Tanjung Medan, Rohil dibekuk Unit Reskrim Polsek Pujud.

Informasi yang dirangkum, kedua pria ini dibekuk ketika sedang menikmati barang haram tersebut di dapur rumah tersangka S.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK, Selasa (11/8/2020) mengatakan, dari tangan keduanya, Polisi turut mengamankan butiran kristal diduga Narkoba jenis Sabu yang diperkirakan sebanyak 1.32 gram.

Dijelaskan Pria yang biasa disapa Baim ini, penangkapan ini bermula pada Senin 10 Agustus 2020 jam 19.00 wib.

Ketika itu diperoleh informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa sering terjadi transaksi jual beli Narkotika jenis sabu di rumah S. 

Kemudian personil Unit Reskrim Polsek Pujud melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Pujud.

Atas perintah Kapolsek, Kanit Reskrim beserta anggota melakukan penyelidikan.

Dan sekira pukul 19.55 wib tim Unit Reskrim melakukan penyelidikan lebih mendalam di area rumah salah satu warga yang berada di KM 01 Mahato. 

Sekira pukul 20.00 wib tim melihat seorang laki-laki masuk ke dalam rumah yang sedang diintai itu. 

Kemudian tim langsung masuk ke dalam rumah tersebut, pada saat anggota opsnal masuk, terlihat seorang laki-laki melarikan diri.

Namun, disaat itu juga tim berhasil menangkap 2 (dua) orang laki-laki yang belakangan diketahui berinisial S dan RS yang sedang melakukan transaksi jual beli diduga Narkoba jenis Sabu di dapur rumah S.

Dari hadapan kedua pria itu, Tim Opsnal mendapati 16 (enam belas) bungkus paket kecil yang di duga narkotika jenis sabu.

Lalu anggota opsnal mengintrogasi bahwa yang kabur tersebut inisial BB yang merupakan pembeli narkotika jenis sabu dari S.

"Dan si BB ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Baim.

Kemudian anggota opsnal mengintrogasi kedua tersangka bahwa narkotika jenis sabu yang disita dari kedua tersangka di beli S dari IS.

"IS juga sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kita," tambahnya.

Ditambahkannya, selain 16 bungkus plastik yang berisi butiran kristal diduga Narkoba jenis Sabu itu, tim juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 2 (dua) buah plastik bening kosong klip merah, 4 (empat) buah plastik bening, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) buah skop dan Uang sebesar Rp: 560.000 (lima ratus enam puluh ribu rupiah).

"Hasil tes Urine, keduanya positif Metamfetamina. Keduanya sudah kita amankan dan dua DPO lainnya masih kita buru," terangnya.(dgt)