Sosbud

Perempuan, Lansia dan Anak-anak di Siak Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan dari DP3AP2KB Riau

SIAK, RIAULINK.COM - Bantuan spesifik sabun, hand sanitizer, pampers, susu dan biskuit serta vitamin yang dikemas dalam satu paket diberikan kepada 95 orang perempuan dewasa, Lansia dan anak-anak di Kabupaten Siak. 

Bantuan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau ini untuk perempuan dan anak terdampak Covid-19 di Kabupaten Siak diserahkan langsung oleh Pj Sekda Siak, Jamaludin.

Kepala Dinas (P3AP2KB) Provinsi Riau Tengku Hidayati Effiza hadir langsung saat penyerahan secara simbolis kepada penerima spesifik perempuan, Lansia dan anak di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mess Pemda Siak, Jumat (7/8/2020). 

Penjabat Sekda Siak, Jamaludin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setingginya kepada Dinas (P3P2AKB) Provinsi Riau, yang telah memperjuangkan bantuan spesifik perempuan dan anak yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Siak.

"Artinya terdampak ini adalah orang yang terpengaruh terhadap adanya Covid-19, yang biasanya pendapatannya bisa memenuhi kebutuhan, namun karena Covid yang sudah berjalan kurang lebih empat bulan ini masih merupakan wabah bagi kita," sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau Tengku Hidayati Effiza mengatakan, kehadiran pihaknya adalah untuk menyampaikan bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Bantuan ini dari Kementerian PPPA Pusat, diberikan kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas P3AP2KB Provinsi Riau dengan jumlah 950 paket Se-Riau. Selanjutnya, bantuan ini dibagi kepada 10 Kabupaten/Kota dan masing-masing Kabupaten mendapat 95 paket," ucapnya.

Lebih lanjut Hidayati menerangkan, Bantuan ini dikelompokkan menurut umur, untuk anak, perempuan dewasa, dan lansia.

"Mudah-mudahan apa yang di berikan ini mengurangi sedikit mungkin tidak 100 persen, tapi tidak mengurangi perhatian dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Siak terhadap anak, perempuan, dan nenek-nenek di Provinsi Riau ini," tutupnya. (Wahyu/***)