Politik

Pilkada 2020, Milenial yang Satu Ini Merasa Terpanggil untuk Membangun Inhu Menjadi Lebih Baik

Tindra Subrata ST

INHU, RIAULINK.COM - Semangkin menarik, Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) KabupatenIndragiri Hulu, Riau 2020 kian rame dan menjadi perbincangan semua kalangan. 

Selain bakal calon yang merupakan isteri dari Bupati Inhu saat ini, sejumlah wajah baru juga mulai bermunculan meramaikan kontestasi pemilihan orang nomor satu di kabupaten tertua di Indragiri itu.

Dia adalah Tindra Subrata. Putra asli Kabupaten Inhu kelahiran Rengat, 23 Juli 1978 itu digadang-gadang bakal maju sebagai calon Bupati Inhu periode 2021-2026 tersebut.

Bahkan, milenial yang satu ini juga mengaku telah mendapatkan dukungan dari salah satu partai politik yang memiliki III (tiga) kursi di lembaga legislatif Inhu. 

Tidak muluk-muluk, pria kelahiran Rengat 42 tahun silam, lulusan Fakultas Teknik Sipil UIR (Universitas Islam Riau) yang selama ini berkiprah di Ibukota Jakarta itu, hanya ingin membangun tanah kelahirannya menjadi lebih baik.

"Saya asli putera Inhu. Sejak lahir hingga dewasa, saya masih tinggal di Rengat. Maka dari itu, saya merasa terpanggil untuk membangun tanah kelahiran saya ini menjadi lebih baik," kata Tindra Subrata yang akrap disapa Bang Iin itu, menjawab RiauLink.com, Kamis (6/8/2020).

Dengan menggunakan dialeg Melayu Rengat, bakal calon bupati milenial itu, juga menceritakan perjalanan singkat karirnya, sebelum menuai kesuksesan seperti saat ini.

"Begitu lulus dari SMAN 1 Rengat, saya berangkat ke Pekanbaru untuk melanjutkan pendidikan di UIR. Walau dengan biaya yang pas pasan selama menjadi mahasiswa, alhamdulillah saya lulus dengan nilai yang cukup memuaskan," tuturnya.

Tidak sempat menyandang status sebagai sarjana pengangguran, selesai kuliah Bang Iin mencoba mengadu peruntungan ke tanah jawa, dan diterima bekerja di sebuah perusahaan nasional yang mumpuni.

"Alhamdulilah, saya mendapat kesempatan untuk bergabung di PT Hutama Karya, dan terakhir menjabat sebagai Manager Konstruksi HK Realtindo. Cukup lama di Jakarta, hingga saya menikah dan memiliki 3 (tiga) orang anak yang selu menjadi motivasi dalam hidup saya," jelasnya.

"Isteri dan anak adalah harta yang paling berharga dalam hidup saya. Namun, dengan berbekal ilmu dan pengalaman yang saya dapat di negeri orang, membangun tanah kelahiran untuk menjadi lebih baik, adalah panggilan jiwa bagi saya," tuturnya.

Ditambahkan Bang Iin yang juga Ketua DPD Hatsindo Riau itu, bersama kamu milenial dan tokoh muda Inhu, dirinya memiliki keyakinan untuk menang dalam pertarungan politik Pilkada Inhu 2020 mendatang.

Saat ditanya, apa benar-benar siap untuk bertarung pada Pilkada Inhu, bahkan harus melawan kandidat yang didukung penuh oleh Bupati Inhu saat ini..? 

Dengan lantang, Bang Iin menyatakan siap untuk menjadi pemenang, bukan pecundang. "Insya allah semuanya sudah kita persiapkan dengan matang," tutup alumni SMPN 2 Rengat itu. (Jefri)