Hukrim

Berkedok Jual Beli Rumah Syariah, Pria Dipekanbaru Ini Tipu Korbanya Hingga Puluhan Juta

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Bermodal Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu, seorang pria di Kota Pekanbaru membuat usaha jual beli perumahan syariah, yang kini harus mendekam dibalik jeruji besi.

Seorang pria berinisial HR (46) diamankan Polsek Tampan pada 27 Juli 2020 lalu. Pelaku diamankan setelah mendapat laporan dari korban Jhon, adanya penipuan jual beli perumahan syariah.

"Dengan bermodal KTP palsu, pelaku mendirikan perusahan Perumahan Purwodadi l. Membangun perusahan tersebut, agar para konsumennya percaya untuk membuat perjanjian jual beli," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita, Kamis (30/7/2020).

Pelaku diketahui dari Provinsi Sumatera Utara. Untuk menjalankan misinya, ia berkordinasi dengan rekannya agar membuat bentuk KTP kertas, lengkap NIK, Nama, tempat tanggal lahir, dan alamat yang telah dipalsukan.

"Korban yang percaya dengan pelaku, telah memberikan uang senilai Rp28 juta. Perjanjian korban dengan pelaku pada saat itu, agar dibangun secepatnya pondasi rumah, namun sejak saat itu, rumah korban yang letaknya di blok D2 belum juga terbangun," jelas Kapolsek.

Saat ditanya kepada pelaku, ia mengaku menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari - hari.

Terhadap pelaku, polisi menerapkan pasal 263 dan pasal 377 dan atau pasal 372 KUHPidana. (WAN)