Lingkungan

Setelah Kampar, Kementerian PUPR Bangun Instalasi Pengolahan Air Indoor di Siak

SIAK, RIAULINK.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara indoor untuk mengontrol proses pengolahan air dalam satu atap di Kabupaten Siak.

"Sehingga akan memudahkan dan efisien untuk mengontrol data secara detil dalam pengolahan air minum yang dilakukan dengan sistem komputerisasi," kata Bupati Siak, Alfedri kepada Riaulink.com, Selasa (7/7/2020).

Alfedri menjelaskan, IPA Indoor itu dibangun dengan kapasitas pengolahan air 20 liter per detik dengan jangkauan wilayah Kelurahan Kampung Rempak, Kampung Rawang Air Putih, dan Kampung Langkai.

Menurut dia, di Provinsi Riau, Kabupaten Siak menjadi target yang ke 2 program desain pengolahan air dari PUPR tahun 2020 ini setelah Kabupaten Kampar.

"Secara kriteria Kabupaten Siak sudah memenuhi syarat untuk dibangunnya IPA Indoor ini," katanya.

Pemkab Siak, lanjutnya, telah menghibahkan lahan seluas 1,005 hektare di depan Gedung DPRD Siak Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak untuk pembangunan IPA Indoor tersebut.

Proyek pembanguan IPA Indoor itu menelan anggaran Rp20,5 miliar bersumber dari APBN.

"Pemkab Siak juga berkontribusi untuk membangun jaringan perpipaan di tahun 2019 sebesar Rp6,5 miliar dan tahun 2020 awalnya dianggarkan Rp2 miliar, namun karena refocussing akibat Covid-19 menjadi Rp1 miliar," jelas Bupati Siak itu.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Tarukim Siak, Irving Kahar mengatakan pembangunan IPA Indoor ini diharapkan nantinya dapat mengalirkan air bersih hingga ke Rawang Air Putih khususnya ke Markas Kodim.

"Selain itu, IPA Indoor ini juga dapat menambah debit air yang ada di Kampung Suak Lanjut," kata Irving.

Dikatakan Irving, sebelumnya pembangunan IPA Indoor ini Pemkab Siak sudah memiliki rencana induk pengolahan air yang diajukan sejak tahun 2018.

"Kita sangat berterima kasih kepada kementerian PUPR karena memang program-program yang disampaikan ini merupakan hak dasar kebutuhan masyarakat dan ini juga tidak terlepas arahan bapak bupati kepada kami Dinas PU Tarukim bagaimana untuk memenuhi target 100-0-100 program Presiden Jokowi, dan saat ini Kabupaten Siak sudah 75,6 persen, sementara target nasional tahun ini 72 persen dan kita sudah di atas rata-rata nasional. Mudah-mudahan 2024 akses air minum yang diharapkan pemerintah pusat bisa kita capai 100 persen," tutup Irving. (Wahyu)