Metropolis

BKP Hibahkan 1,5 Ton Bawang Merah Hasil Limpahan BC ke Pemko Dumai

Keterangan foto : Kasi Wasda BKP Kelas I Pekanbaru Wilayah Dumai, Ferdi saat memberikan bantuan bawang merah secara simbolis kepada Sekda Kota Dumai, Herdi Salioso

DUMAI, RIAULINK.COM - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Pekanbaru wilayah kerja Kota Dumai menghibahkan bawang merah ke Pemerintah Kota Dumai.

Kegiatan tersebut digelar di kantor BKP Kelas I Pekanbaru wilayah Kota Dumai, Jalan Dumai-Sungai Pakning kilometer 7 Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Jumat (3/7/2020). 

Dimana bawang merah tersebut hasil tangkapan yang dilakukan secara ilegal.

Penyerahan bawang merah tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan (Wasda) BKP Kelas I Pekanbaru, Ferdi yang diterima langsung oleh Sekretaris Kota Dumai, Herdi Salioso.

Herdi Salioso usai menerima bawang merah secara simbolis mengucapkan terimakasih kepada BKP allyang telah menghibahkan hasil tangkapan bawang merah kepada masyarakat Dumai. 

"Tangkapan bawang merah ini tidak harus dimusnahkan, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat agar tidak mubazir, tentunya ini sangat berguna terlebih di tengah pandemi Covid-19,"kata Sekda.

Dikatakan Herdi, hibah bawang merah ini nantinya akan disalurkan kepada lembaga sosial masyarakat terutama panti asuhan.

"Agar bantuan bawang merah ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,"terangnya

Ia memastikan jika bawang tangkapan ini terbebas dari berbagai virus pembawa penyakit dan aman zat kimia.

"Karena telah diuji laboratorium. Sehingga baru bisa dihibahkan ke Pemko Dumai,"sebutnya.

Sementara itu Kasi Wasda BKP Kelas I Pekanbaru Wilayah Dumai, Ferdi mengatakan jumlah bawang merah dihibahkan sebanyak 1.500 kg yang dimasukkan ke dalam 240 karung.

Dengan rincian dari 240 karung tersebut, di antaranya untuk karung yang berisikan 7 kg sebanyak 171 karung dan 8 kg sebanyak 60 karung dan masih banyak karung yang kondisinya sudah rusak.

Ia juga menuturkan sebelum bawang ini dihibahkan, bawang tersebut sudah dilakukan uji lab terhadap kandungan hama penyakit dan pencemaran kimia.

"Dan hasilnya semuanya kandungan itu negatif dan artinya bawang ini aman untuk dikonsumsi,"ucap dia lagi.

"Sedangkan bawang yang dihibahkan ini merupakan hasil tangkapan Bea Cukai yang dilimpahkan ke kami (BKP) pada Kamis, 11 Juni 2020 bulan lalu yang yidak memiliki kelengkapan surat,"tandasnya.(Kll)