Riau

Jalan Rusak Parah, Netizen Di Meranti Tanya Janji Anggota Dewan

Screeen shot starus media sosial yang sempat viral

RIAULINK.com - Sejumlah netizen di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti merisaukan masalah jalan yang rusak parah, sehingga mereka mempertanyakan janji anggota dewan.

Pemilik akun atas nama Andi Tanjung Darul Takzim, menulis di dinding facebook pada tanggal 13 Desember 2018 sekitar pukul 23: 51 WIB, untuk wakil rakyat #Bukti Bukan Janji.

''Perkerjaan yang masih tertunda dan tidak diperhatikan, ap kinerja selama 5 Tahun menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Dapil III, Dengan akses masyarakat yang boleh dikatakan lalu lintas masyarakat, jalur akses masyarakat dari Desa Tanjung Darul Takzim (Dusun Tanjung Baru) menuju kecamatan, generasi penerus peri-pulang sekolah melewati jalur seperti itu demi mencari ilmu dan mendapatkan pendidikan untuk menjadi generasi penerus yang berguna untuk kedepannya,'' tulis Andi Tanjung Darul Takzim.

Dilanjutkan '' Dari tahun menjadi abad belum di bangun oleh pihak yang punya kewenangan, Anggota DPRD pernah pergi ke tempat tersebut, namun hanya sekedar pembicaraan yang didapati oleh masyarakat, sehingga menjadi suatu harapan agar pembangunan jalan bisa di semenisasi agar mudah untuk dilewati oleh masyarakat, pelajar dll, "

#Bukti bukan janji
#Masyarakat tidak butuh janji yang diberikan
#Knpa saat membutuhkan suara baru bersilaturrahmi ?

''Benar, postingan itu sesuai yang disampaikan masyarakat, dan masyarakat pernah mengatakan seperti itu "kami muak dijanjikan trus, '' kata Supandi ketika di konfirmasi lewat Inbok.

Dijelaskan dia, postingan itu merupakan postingan yang ke 3x nya dan jalan tersebut terletak di jalan pemuda setia, RT 05 Tanjung Baru, Desa Tanjung Darul Takzim.

''Jalan itu banyak digunakan, boleh dikatakan salah satu jalan yang bisa dilewati baik masyarakat maupun anak-anak pergi sekolah, bahkan jalan tersebut untuk menuju  ke Tasik Namun, '' ujarnya seraya mengatakan kalau postingan itu merupakan hadiah dikarenakan pekerjaan masih terabaikan.

''Janji tinggl janji,  Saat Reses masyarakat mnyampaikan "kami muak dgn janji,'' tambah nya seraya mengatakan kalau jalan yang dipasang papan tersebut hasil Gotong Royong Masyarakat disana.

Menjawab keluhan netizen ini, Anggota DPRD Meranti M Tartib menjelaskan kalau jalan tersebut sudah di anggar kan di APBDP tahun 2018 dengan jumlah 200 juta.

''Sudah di anggar kan, Tapi dinas pu tidak melaksanakan nya, dengan alasan tidak cukup Waktu.  Untuk anggaran sudah tersedia, '' kata Tartib.

Tartib juga mengakui kalau pada saat reses disana Masyarakat pernah mengatakan '' Kami Muak Dengan Janji ''

''Saya bukan berjanji malah, sudah meng anggaran kan,'' tambah nya seraya mengatakan Masyarakat disana harus kerja sama (Gotong Royong) dengan Anggaran segitu.