Peristiwa

Warga Temukan Cacing dalam Sarden Kalengan Bantuan Pemkab Meranti

Foto Srencot Dari Facebook warga Meranti

MERANTI, RIAULINK.COM - Warga Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau menemukan cacing didalam kemasan ikan sardin kalengan yang bermerek Makarel.

Hal itu diketahui dari video yang beredar di jagad sosial media. Yang paling mengejutkan, ternyata ikan kalengan tersebut merupakan salah satu dari enam item di dalam paket sembako bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti.

Adapun ikan kalengan Makarel Saus Tomat tersebut diketahui bermerek
POH SUNG merupakan produk luar negeri yang dikemas oleh PT Sumber Karya Sejati, Kota Batam, Kepulauan Riau dengan nomor izin edar ML 543929001006. 

Dari informasi laman resmi, ikan kalengan merek POH SUNG tersebut  merupakan salah satu dari 27 produk ikan makarel kaleng yang direkomendasikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang sudah ditarik dari pasaran karena mengandung parasit.

Kepala Desa Lukun, Lukman saat dihubungi Riaulink.com , Jum'at (29/05/2020), membenarkan adanya penemuan cacing tersebut didalam Sardin kalengan yang merupakan bantuan dari Pemkab Kepulauan Meranti.

"Iya betul, ada dua KK yang melaporkan  Sardinnya ada cacing dan lokasinya di dusun melati, yang lain belum ada dan malah bagus. Mungkin kalengnya bocor, namun kita sudah suruh masyarakat semua mengeceknya. Dari 34 KK yang dibagikan cuma 2 KK saja yang bercacing, kemungkinan bocor halus," kata Lukman.

Sementara itu, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Kepulauan Meranti, Mulyono M Ikom mengatakan jika hal ini merupakan sebuah kesengajaan yang dilakukan pemerintah daerah.

"Ini bukan keteledoran tapi sengaja. Ini meracuni masyarakat namanya, sebaiknya jika barang yang sudah tidak ada izin edar jangan dimasukkan lagi, apalagi ditengah Covid-19 ini masyarakat butuh makanan yang sehat. Apalagi ini program pemerintah, bisa-bisa hilang kepercayaan masyarakat dan kepada oknum pengusaha yang sudah diberikan kepercayaan menjadi distributor sebaiknya bekerja dengan baik," pungkasnya.(Aldo)