Nasional

Kedubes Australia Apresiasi Penanganan Warganya yang Dirampok di Teladas Lampung

RIAULINK.COM - Satpolair Polda Lampung bersama Tim Satgas Covid 19 dan Basarnas Lampung ikut menangani perampokan terhadap WNA dari Australia yang terdampar di Kuala Teladas, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung.

“Kedubes Australia mengucapkan terima kasih atas upaya-upaya yang dilakukan terhadap warganya,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (28/5).

Polda Lampung telah koordinasi dengan Ditpolairud Polda Sumatera Selatan untuk mengamankan barang bukti berupa GPS, perahu 8 PK, TV, dan perahu stenlis, Rabu lalu (26/5).

Terhadap korban, Polda Lampung memberikan pengamanan terhadap korban, koordinasi dengan Satgas Covid, Basarnas, coas guard/KPLP, bantu makanan dan minum.

Namun, para tersangka sebanyak 10 orang, empat orang diantaranya bersenjata api, masih diburu pihak kepolisian.

Mereka melakukan curas saat kapal bernama Hoopla yang dikemudikan Kadeus Nobisqi (70) pada tanggal 22 Mei 2020, pukul 24.00 WIB.

Kapal tersebut berlayar dari Australia menuju Jakarta. Sebelumnya, kapal singgah di Batam.

Akibat peristiwa tersebut, perampok membawa kabur: uang 700 dolar Australia, GPS dan alat navigasi, handphone, BBM, dokumen kapal dan paspor, makanan, alat masak, kemudi kapal, dinamo starter, aki.

Setelah peristiwa, Kadeus Nobisqi menekan tombol alat keselamatan pelayaran EPIRB (Emergency Position Indicating Reported Beacon), signal emergency diterima IMO (Iternational Maritime Organization).

IMO melanjutkan informasi tersebut ke Kedubes Australia di Jakarta. Pihak Australia meneruskan info tersebut ke instansi terkait, termasuk Polri.

Anggota Dit Pol Air Polda Lampung bersama Polres Tulangbawang bergerak menuju titik koordinat korban.

Dit Polair Polda Lampung bersama Tim Satgas Covid 19 dan Basarnas Lampung langsung mengecek kapal dan kondisi korban, meminta keterangan dan dokumentasi, mengamankan kapal di Pangkalan Sat Polair Polres Tuba /KP 2001 Teladas.

Selain itu, koordinasi dengan Basarnas pusat agar korban dapat berkomunikasi langsung dengan perwakilan Kedubes Australia, Polda Lampung koordinasi dengan Ditpolairud Polda Sumatera Selatan yang menangani perkara kasus ini, bantuan logistik peralatan memasak, makanan dan perbaikan kapal.