Metropolis

Ketua PC NU Siak Takjub dengan Kebersahajaan Bupati Alfedri

SIAK, RIAULINK.COM - Sosok Bupati Siak, H Alfedri sudah tak asing dimata Kyai H M Toyib, Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren Riyadus Shalihin di Kampung Delima Jaya Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Bahkan, KH M Toyib mengaku sering disambangi oleh Alfedri di kediamannya dalam hal kedinasan maupun kekeluargaan. Ia tak canggung jika berkunjung ke rumah dan sudah seperti rumahnya sendiri.

"Sudah lama saya kenal dengan pak Alfedri, dan ada kedekatan emosional antara kami. Kami senang beliau berkunjung ke sini apalagi masih suasana Idul Fitri 1441 H," Kata KH M Toyib kepada Riaulink.com, Kamis (28/5/2020).

Alfedri dikenal sebagai orang yang ramah dan sopan. Setiap berkunjung, Alfedri selalu merendahkan hatinya dan tak sungkan mencium tangan KH M Toyib.

"Kalau dia (Alfedri) berkunjung sebagai Bupati, kami pun tak repot-repot menyambutnya dengan karpet merah, dan dia senang dengan cara itu," Kata dia.

Alfedri pun dikenal sebagai sosok yang agamis oleh KH M Toyib, tak jarang Alfedri mengikuti kegiatan-kegitan Ponpes dan Gebyar Selawat yang digelar NU di Siak.

"Beliau selalu aktif pada acara-acara selawat di NU. Jadi selain ramah ia pun orang yang taat pada agama, selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT," Ujarnya.

Menurut KH M Toyib, Alfedri merupakan pemimpin yang berakhlak baik. Selama kepemimpinannya selalu memprioritaskan sisi dan nilai-nilai keagamaan untuk pembangunan daerah Kabupaten Siak.

Sebagai salah satu contoh, Pemerintah Kabupaten Siak menggesa pembangunan ruang lokal baru di Ponpes Riyadus Shalihin tahun ini, diperkirakan bisa dioperasikan pada bulan Juli mendatang.

"Pemkab melalui CSR Bank Riau Kepri Siak sudah banyak membantu pembangunan Ponpes di sini mulai dari bangunan, ruang belajar dan MCK semua bagus. Alhamdulillah tahun ini dibantu lagi 3 lokal baru," Katanya.

KH M Toyib menilai program-program kepemimpinan Bupati Siak itu layak dipertahankan, sebab akan membawa keberkahan pada negeri Istana Timur ini.

"Beliau sampai hari ini bagus dalam kepemimpinan, tidak ada cacat hari ini dimata kami, baik Insya Allah untuk memimpin ke depan," Katanya.

"Kami bukan berkampanye untuk beliau, NU sebagai organisasi kemasyarakatan kami tetap netral. Ini pandangan saya secara pribadi bahwa beliau sampai hari ini layak untuk memimpin," Tutupnya. (Wahyu/***)