Politik

Ex Manejer Kampanye Pilgub Riau: Ternyata Golkar Minat Kader PAN untuk Pilkada Siak

SIAK, RIAULINK.COM - Kegaduhan perpolitikan di Siak mulai mencuat, dua partai besar mulai saling serang antara GOLKAR dan PAN di tengah Covid-19.

Perseteruan itu dipicu dari masuknya nama Sujarwo (PAN) di bursa survei sebagai daftar calon wakil bupati (Cawabup) di Pilkada Siak dari GOLKAR. Daftar nama-nama tersebut diketahui telah sampai ke DPP GOLKAR.

Mantan LO dan Manajer Kampanye Syamsuar-Edy pada Pilgub Riau, Ibrahim mengatakan dengan masuknya nama Sujarwo menandakan GOLKAR masih melirik kader PAN untuk diusung pada Pilkada Siak mendatang.

"Setahu saya itu survei nama saja. Kami PAN solid kok. Meski kami sudah mewakafkan Syamsuar ke GOLKAR, ternyata masih minat juga kader PAN," Kata Ibrahim yang juga pentolan PAN di Siak kepada Riaulink.com, Jumat (15/5/2020).

Terkait nama Sujarwo masuk daftar Cawabup dari GOLKAR tersebut, Ibrahim juga menyebutkan tim Pilkada PAN sudah mengklarifikasi kepada yang bersangkutan apa yang sebenarnya terjadi. Hal itu sudah menemui titik terangnya dan sampai saat ini PAN tetap solid.

"Saya tahu permasalahannya, dan saya tahu siapa Sujarwo, sampai saat ini kami solid. Sujarwo telah mengeluarkan surat pernyataan untuk tidak maju pada Pilkada tahun ini dan komitmen kepada PAN," Ujar Ibrahim.

"Semoga masyarakat menilai dari fenomena ini kalau kader PAN itu memang terbaik. Ditambah lagi baru-baru ini sudah muncul kader PAN dari Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Bupati Sehan Salim," Kata dia diiringi tawa.

Diberitakan sebelumnya, Sujarwo mengaku belum pernah melakukan konsolidasi politik kepada GOLKAR secara intens terkait Pilakda Siak.

"Sempat ada tawaran survei dari pengurus GOLKAR Siak, ketika itu saya terima dengan pertimbangan sebatas survei, sah-sah saja. Tapi saya tidak pernah bertemu dengan orang GOLKAR, artinya saya bukan bermanuver di situ," ungkap pria yang akrab disapa Jarwo itu.

Sementara itu, salah seorang politisi GOLKAR di Siak menyampaikan bahwa surat lampiran DPD Golkar Riau yang tersebar di group WhatsApp sejak tiga hari lalu, yang ditandatangani Ketua Golkar Riau Syamsuar dan Sekretaris Golkar Riau Indra Gunawan Eet itu, sudah melalui prosedur dan terkonfirmasi terhadap yang bersangkutan.

"Iya, nama-nama yang ada di surat lampiran itu sudah dikirim ke DPP Golkar. Selanjutnya, DPP akan melakukan survei lapangan, sebelum menetapkan calon bupati dan calon wakil bupati yang direkomendasi Golkar untuk bertarung di Pilkada serentak di Riau. Tentunya, yang bersangkutan mengetahui namanya masuk bursa penjaringan," kata salah seorang pengurus Golkar Riau yang tak mau namanya ditulis.

Hingga saat ini, PAN masih belum mengambil langkah pasti terkait pencatutan nama kadernya terhadap GOLKAR. (Wahyu/***)