Riau

Ratusan Rumah Warga Kampar Terendam Banjir Sejak 3 Hari Lalu

RIAULINK.com - Ratusan rumah warga di tiga kecamatan di Kabupaten Kampar direndam banjir sejak Sabtu (8/12/2018). Tiga kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Kiri dan Kampa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Muhammad Yasir, di Kecamatan Gunung Sahilan, rumah yang terendam banjir terdapat di Desa Sahilan Darussalam sebanyak 153 rumah, Desa Kebun Durian 39 rumah, Desa Subarak 7 rumah, Desa Sungai Lipai 23 rumah dengan ketinggian banjir mencapai 150 centimeter dari permukaan sungai.

Sementara beberapa desa di wilayah Kecamatan Kampar Kiri terdampak banjir diantaranya di Kelurahan Lipat Kain 32 rumah, 32 KK dan 94 jiwa, Desa Lipat Kain Selatan Rumah 71 rumah, 82 KK, 300 jiwa, Desa Lipat Kain Utara 15 rumah, 20 KK, 70 jiwa, Desa Teluk Paman Timur 68 rumah, 76 KK, 238 jiwa, Desa Sungai Paku 85 rumah, 90 KK, 300 jiwa, Desa Teluk Paman 70 rumah, 75 KK, 290 jiwa, Desa Sungai geringging 37 rumah, 40 KK, 120 Jiwa, Desa Padang Sawah 30 Rumah, 54 KK, 162 jiwa, Desa Tanjung Harapan 73 rumah, 80 KK, 259 jiwa, Desa Sungai Rambai 5 rumah, 5KK, 20 jiwa.

Sementara Camat Kampa Kholis Febriyasmi mengungkapkan, ada 30 rumah yang terendam banjir di Dusun I Desa Pulau Rambai. Dua desa lainnya yang selalu menjadi langganan banjir, air belum sampai merendam pemukiman warga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri, kepada wartawan usai meninjau banjir di sejumlah wilayah, Ahad (9/12/2018) mengimbau kepada jajaran pemerintahan di Kabupaten Kampar memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.

"Jangan sampai ada keluhan masyarakat. Tim BNPB, tenaga kesehatan standby di lokasi. Dikaji kondisi terburuk berikut persiapannya untuk segala kemungkinan yang dapat terjadi," ujar Yusri.

Ia minta BPBD dan pihak terkait lainnya mempersiapkan tenda, logistik dan beras. "Makanan juga harus tersedia, jangan sampai perut kosong. Untuk itu apabila diperlukan segera buat dapur umum dan distribusikan ke masyarakat yang terkdampak banjir," tegasnya. 

Kepada masyarakat ia menghimbau agar tetap waspada dan mencari tempat yang aman. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Kampar senantiasa memonitor perkembangan debit air dan banjir