Hukrim

Satu Unit Kapal Tarik 55 Rakit Kayu Ilegal Diamankan

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengamankan dua orang tersangka dan satu unit kapal tanpa nama yang sedang melakukan penarikan kayu ilegal di wilayah perairan Selat Padang. Kamis (2/4/2020).

Dari dua tersangka berinisial S (Nahkoda, red) dan Z (Abk, red) diamankan barang bukti 1 unit kapal tanpa nama, kayu olahan jenis Meranti sebanyak kurang lebih 55 rakit yang terdiri dari 7 rakit balok, 48 rakit papan campur kayu broti yang masing-masing panjang 5 meter. 

Direktur Polair Polda Riau Kombes Pol Badarudin melalui Kasubdit Gakkum AKBP Wawan Setiawan,menjelaskan penangkapan ini terjadi adanya informasi yang diterima komandan Kapal Kedidi-3015 dugaan penebangan serta pengangkutan kayu ilegal. 

"Komandan kapal beserta Abk KP. Kedidi - 3015 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri langsung melakukan penyelidikan selama 6 hari di daerah Pulau Padang, " ujar AKBP Wawan. Sabtu (4/4/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, dari hasil penyelidikan diketahuilah adanya kegiatan ilegal loging dan segera tim melakukan patroli dengan memakai speed boat masyarakat secara diam diam. 

"Mengetahui hal tersebut Komandan kapal bersama Abk KP. Kedidi - 3015 Korpolairud Baharkam Polri melakukan patroli menggunakan speed boat milik masyarakat, serta berhasil menemukan dan memberhentikan kapal tanpa nama yang sedang melakukan penarikan kayu ilegal, lebih kurang 55 rakit, " jelas Kasubdit Gakkum AKBP Wawan.

"Saat dimintai dokumen kapal dan muatan, tersangka tidak bisa memperlihatkan dokumennya, selanjutnya tim membawa barang bukti serta 2 tersangka dibawa ke Ditpolairuda Polda Riau untuk pemeriksaan dan penyedikan lebih lanjut," sambungnya.

Ditambahkannya, dari fakta awal patut diduga para tersangka tersebut melakukan tindak pidana ilegal loging diduga Gar Pasal 83 Ayat (1) Huruf B Jo Pasal 12 Huruf E UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hasil hutan. (Denni F)