Metropolis

Agar Tetap di Rumah, Bupati Siak Sumbang Sembako untuk Keluarga ODP yang Kurang Mampu

SIAK, RIAULINK.COM - Bentuk keprihatinan sebagai pimpinan daerah, Bupati Siak sumbang puluhan paket Sembako untuk warganya yang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) yang kurang mampu agar tetap bertahan di rumah menjalani isolasi diri.

Di Siak, jumlah (ODP) Covid-19 kian bertambah. Hingga Sabtu (28/3/2020), total ODP sebanyak 93 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang.

Bupati Siak Alfedri mengaktifkan seluruh lini agar social distancing dan physical distanscing benar-benar menjadi kesadaran masyarakat. Agar ODP tetap berada di rumah, Alfedri tidak sekedar menyampaikan himbauan semata. Ia juga menyumbang paket Sembako untuk ODP yang tidak mempunyai stok Sembako di rumahnya. 

"Banyak warga kita yang mengandalkan upah harian. Kalau mereka tidak bekerja tentu keluarga mereka tidak dapat makan. Bagaimana caranya mereka tetap di rumah tetapi punya kebutuhan pokok, tentu kita harus berikan paket Sembakonya," Kata Alfedri.

Pemberian paket Sembako itu dimulai dari pribadinya sendiri. Tidak tanggung-tanggung, Alfedri menyumbang untuk 30 paket sembako. Dalam 1 paket itu isinya ada beras, telur, ikan sarden, mie instan dan minyak goreng. Penerima dapat stok minimal untuk kebutuhan seminggu.

Bantuan sembako itu telah disalurkan Alfedri sejak Jumat (27/3/2020) sore di Siak. Ia meminta bantuan kepada camat Siak Tengku Indra Putra untuk mendata ODP Covid 19 yang terkategori keluarga kurang mampu. Bantuan paket sembako itu juga diserahkan kepada camat agar menyalurkan kepada ODP yang menjadi sasaran.

"Semua cara harus kita lakukan untuk memutus rantai penyebaran covid 19, tentu dengan cara yang berempati kepada masyarakat," Ujar Alfedri.

Awalnya, Alfedri mengetuk pintu hati jajarannya di Pemkab Siak untuk mengumpulkan donasi buat keluarga ODP Covid-19 pada saat memimpin rapat di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid 19, gedung mess Pemda. Rapat itu juga dihadiri oleh pimpinan Forkompinda.

Pengumpulan donasi tersebut dimulainya dari diri sendiri. Dalam rapat itu Alfedri menyatakan menyumbang 30 paket sembako. 

"Donasi ini kita kumpulkan melalui koordinator dinas sosial saja. Satu paket saya hitung tidak mahal tapi signifikan untuk kebutuhan warga kurang mampu. Dalam hal ini sasaran kita adalah ODP yang secara ekonomi memang sudah atau kurang mampu. Dalam paket itu sudah ada di dalamnya beras, telur, mi instan, sarden dan minyak goreng," Urai Alfedri.

Menurut dia, pengumpulan donasi ini hanya untuk internal Pemkab Siak terlebih dahulu. Bisa jadi berkembang secara terbuka yang melibatkan masyarakat umum dan pihak swasta. 

"Ini permulaan yang bersifat pribadi kita saja, untuk meringankan beban saudara kita yang ODP namun kurang mampu. Agar mereka bisa melakukan isolasi mandiri di rumahnya," Lanjut dia.

Alfedri menyadari saat ini banyak keluhan masyarakat kecil jika terus-terusan berada di rumah. Sebab masyarakat kecil harus bekerja setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Kalau mereka berdiam diri di rumah tidak ada yang dapat dimakan. Maka kita ringankanlah bebannya agar mereka bisa melakukan isolasi dan mempunyai stok sembako," Kata dia lagi.

Ia meminta pribadi pejabat dan ASN di Siak ikut mengumpulkan donasi untuk sembako. Semakin banyak terkumpul akan lebih baik, sebab sisanya bisa dibagikan ke masyarakat kurang mampu lainnya. Sedangkan bagi ODP yang mampu dan mempunyai stok sembako juga tetap berada di rumah. 

Ide tersebut disambut gembira oleh jajarannya, termasuk pimpinan Forkompinda Siak. Sejumlah kepala dinas dan pimpinan Forkompinda juga bakal memberikan donasinya.

Di samping itu, pihaknya hingga hari ini juga mengupayakan adanya tambahan bantuan sembako dari kementrian sosial. Calon penerima bantuan sudah diusulkan melalui provinsi sebanyak 22 ribu KK lebih.

"Penerima bantuan ini nanti bukan yang terima PKH atau bantuan lainnya," Kata Alfedri.

Perkembangan wabah virus Corona di Siak memang mengkhawatirkan. Saat ini ada 2 PDP dan 93 ODP. Kemungkinan ODP akan bertambah sebab pemulangan WNI dari Malaysia melalui pelabuhan Tanjung Balai Karimun masih berlangsung. 

"Kita tidak tahu apakah sampai di Karimun mereka ke Siak. Ini yang belum kita ketahui, yang jelas kita harus siap-siap menghadapinya," Tutupnya. (Wahyu)