Metropolis

'Jika Tutup, Kami Mau Makan Apa'

MERANTI, RIAULINK.COM - Akibat Corona Virus Covid-19), sejumlah Kedai Kopi di Kota Selatpanjang tutup. Namun ada sebagian yang masih 'terdedah'. Kamis, (26/03/2020) pagi. 

Dari Pantauan Wartawan Riaulink.com dilapangan, Sekitar pukul 08.30 WIB dari Jalan Sungai Juling hingga menuju pertengahan kota yang ada di Selatpanjang dengan kedai kopi tutup dan sebagian terdedah alias terbuka. 

Salah satu pemilik Kedai Kopi saat dikonfirmasi Wartawan Riaulink.com mengatakan, jika tidak buka keluarga serta para pekerja mau makan apa sementara kedai kopi ini merupakan sumber ekonomi kami setiap hari. 

"Tetap kami buka, namun memang ada larangan agar tutup sementara dan jika tutup kami mau makan apa, " kata Pria yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, dalam upaya mengantisipasi virus Corona, TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukanPatroli Social Distancing atau membubarkan masyarakat yang lagi asik berkumpul. Rabu (25/3/2020) malam.

Hal itu lantaran mendengar kabar dari luar semakin maraknya wabah Corona atau Covid-19, maka Pemerintah Daerah (Pemda) Meranti bersama Polres, dan TNI serta Satpol PP melakukan patroli pantauan kepada warga yang sedang ngumpul bersama, baik di warung-warung maupun di simpang-simpang.

Disampaikan, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH selaku Ketua keamanan tim terpadu virus Corona didampingi Kepala Satuan Kasat Intel AKP Saiful, Kapolsek Kecamatan Tebingtinggi Iptu Aguslan, Kanit Rekiden Ipda Raden Surtika dan sejumlah personil lainnya, Babinsa Sertu Amrizal, Serda M Amri Serda Muslim. Kabid Perda Satpol PP Piskot Ginting dan beberapa anggotanya.

Kapolres Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH mengakui bahwa, sudah sejak beberapa malam ia ikut patroli untuk membubarkan warga disaat ngumpul sudah berkurang.

"Itu artinya masyarakat merespon dengan baik karena disaat malam ini kita melewati di Jalan-jalan yang sebelumnya kita dapati saat mereka lagi ngumpul dan sekarang tidak kita temui lagi," terangnya.

Dirinya juga mengatakan, bahayanya Covid-19 ini sangat rentan menular, menurutnya jika penyakit kudis atau yang terlihat oleh mata bisa dijauhi atau dihindari, sementara virus tersebut tidak terlihat sama sekali.

"Dengan upaya membubarkan warga yang lagi asik berkumpul, baik bermain domino atau anak-anak muda yang asik bermain game dipinggir-pinggir Jalan hal itu akan mudah tertular virus tersebut," jelasnya lagi.(Aldo)