Metropolis

Kejati Riau Gencar Lakukan MoU, Kali Ini Penandatanganan dengan PT Pertamina Dumai

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dalam penegakan hukum bidang perdata dan tata usaha negara serta pemulihan aset antara PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit ll Dumai. Kamis siang (27/2/2020) bertempat di Aula Kejaksaan.

Turut hadir dalam penandatanganan tersebut General Manager Refinery Unit ll Dumai, Region Manager Legal Counsel Region Sumbagut, Para Pejabat Pada PT. Pertamina (Persero) Refinery ll Dumai dan Wakajati Riau, Para Asisten dan Kabag TU Pada Kejati Riau, Koordinator dan Para Kasi Pada Bidang Datun Kejati Riau serta seluruh undangan yang hadir. 

Kajati Riau Dr. Mia Amiati pada kesempatannya saat memberikan kata sambutan mengatakan bahwa PT. Pertamina merupakan BUMN yang bergerak di bidang pengelolaan energi migas dan energi terbarukan.

"Dengan Visi menjadi perusahaan migas Nasional kelas dunia yang diakui Internasional dengan menerapkan misi perusahaan menjalankan usaha minyak, gas, serta energi baru dan terbarukan secara terintegrasi berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat, " jelas Dr. Mia Amiati. 

Dikatakannya, bahwa tadi telah dilakukannya penandatanganan kesepakatan bersama antara PT. Pertamina dan Kejati Riau bisa menjadi payung hukum. 

"Kesepakatan bersama ini merupakan payung hukum sekaligus merupakan entry point dari kegiatan-kegiatan selanjutnya, oleh karena itu kami sangat berharap segera terwujud implementasinya," ujar Kajati Riau Mia Amiati.

Dirinya juga berharap program ini tidak kehilangan Rohnya dan tidak menjadi sebuah monumen tanpa makna saja. 

"Kami ingin untuk bersama-sama dengan PT. Pertamina Refenary ll menjadi agen perubahan untuk mendukung visi misi kabinet Indonesia Maju menuju ke arah yang lebih baik demi terwujudnya untuk Indonesia hebat dimasa yang akan datang, " pinta Kajati Riau tersebut. 

Lebih lanjut, dikatakannya sebagaimana kita ketahui bahwa perusahaan besar PT. Pertamina memiliki 6 tata nilai yang wajib diketahui dan diterapkan oleh seluruh pegawai dari jajaran Komisaris sampai dengan Staff.

"Itu nanti dapat dijadikan rujukan bagi kami di jajaran Kejati Riau untuk wujudkan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bersih Bebas Melayani (WBBM) yang dikenal dengan istilah 6C yaitu Clean, Confident, Commercial, Competitive, Customer Focus dan Capable, " tutur Kajati Riau. 

Ditambahkannya, Kajati Riau mengucapkan terimakasih kepada PT. Pertamina Refinary ll Dumai yang telah memberikan kepercayaan kepada Kejati Riau sebagai mitra kerja dalam mengatasi berbagai permasalahan hukum yang dihadapi. 

"PT. Pertamina Refinary ll Dumai saat menjalankan usahanya sangat mungkin menghadapi permasalahan, bisa mewakilkan ke Kejati Riau sebagai pihak yang memperoleh kuasa khusus dengan hak substitusi untuk menangani atau menyelesaikan perkara sehingga masalah hukum atau sengketa perdata maupun tata usaha negara yang dihadapi dapat diselesaikan secara keperdataan dengan optimal," tutur Kajati Riau

Dirinya juga berharap dengan kerjasama yang telah dibangun memberikan dampak positif dalam peningkatan pelaksanaan tugas masing-masing dalam mewujudkan pemerintah yang bersih dan beriwibawa.(Df)