Hukrim

Ditpolair Polda Riau Amankan 20 Ton Kayu Ilegal di Selat Padang

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Sebanyak 20 ton kayu jenis campuran disita Direktorat Polisi Perairan (Polair) Polda Riau di perairan Selat Padang, Kabupaten Bengkalis, Kamis (20/2/2020) malam lalu.

Kayu olahan tersebut dibawa menuju ke Desa Ketam Putih Kabuoaten Bengkalis, tanpa di lengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan.

"Para melaku membawa kayu dengan cara, merakit dan ditarik menggunakan pompong," kata Dirpolair Polda Riau Kombes Pol Badaruddin di dampingi Kasubdit Gakkum AKBP Wawan SH MH, Selasa (25/2/2020).

Pihak polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku, SA (56) selaku nahkoda, dan IR (37) serta HA (45). Ketiganya merupakan warga Kepulauan Meranti. 

Badaruddin menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat ke Polair Polda Riau yang menyebutkan bahwa di wilayah Kabupaten Meranti itu khususnya di daerah Dadap Kecamatan Tasik Putri Puyu ada illegal logging.

Mendapatkan info tersebut, kapal patroli KP IV 2001 yang dipimpin oleh AKP Aswanto langsung bergerak cepat dengan melakukan patroli rutin ke lokasi yang disebutkan.

Saat menggelar patroli rutin tersebut, polisi lantas menemukan satu unit pompong atau kapal kayu bermesin menarik puluhan meter kubik kayu Meranti campuran.

"Nakhoda kapal tidak dapat menunjukkan dokumen resmi penangkutan," jelasnya.

Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(WAN)