Pendidikan

Kunjungan ke Pustaka Minim, Ini yang Dilakukan Dispersip Meranti

Kadis Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti Ismail Arsyad

MERANTI, RIAULINK.COM - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kepulauan Meranti akan melakukan sosialisasi ke sekolah - sekolah terkait minimnya kunjungan ke perpustakaan.

Langkah itu dilakukan agar perpustakaan kembali diramaikan oleh pengunjung yang sekedar ingin membaca dan mencari referensi di perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti, Drs H Ismail Arsyad MSi kepada Wartawan,  Senin (12/08/2019)  pagi mengatakan pihaknya sudah membuat kondisi perpustakaan peninggalan zaman Bengkalis itu nyaman bagi pengunjung. Selain itu koleksi buku pun terus bertambah setiap tahunnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pengembangan pustaka dalam bentuk meningkatkan minat baca dengan bersinergi antar lembaga.

Langkah lain yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan kunjungan pustaka melakukan kerja sama dengan sekolah - sekolah sehingga mereka datang secara berkelompok ke Pustaka.

"Kerjasama dengan sekolah ini dalam bentuk dimana jika siswa akan mengerjakan soal, maka referensinya diarahkan oleh guru untuk mencarinya di perpustakaan," kata Ismail.

Dikatakan Ismail, untuk menjadi anggota perpustakaan sangat mudah, cukup mengisi formulir, maka nantinya akan dibuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) masyarakat sudah bisa meminjam buku untuk dibawa pulang.

"Koleksi buku di perpustakaan kita mencapai 17 ribu dengan 936 eksemplar dan 5.385 judul buku. Jadi masyarakat bisa mencari referensi disini," kata Ismail.

Adapun untuk tahap awal sosialiasi yang akan dilakukan adalah dengan mengunjungi sekolah yang berada di Kota Selatpanjang, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kantor desa dan kelurahan.

"Kunjungan ke Perpustakaan sangat minim, hanya 5-7 orang perhari. Selain budaya membaca yang kurang, ini juga disebabkan oleh era globalisasi dimana masyarakat bisa mengakses informasi lewat smartphone," ujar Ismail.

Sementara itu Kepala SMPN 5 Selatpanjang, Astuti mengatakan pihaknya merasa senang dengan adanya kerjasama yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti. Dimana setiap tugas yang diberikan oleh guru, siswa dapat mencari referensinya di Perpustakaan.

"Dengan adanya seperti ini, maka budaya membaca dan mengunjungi perpustakaan dapat meningkat kembali. Karena koleksi buku di sekolah tidak banyak seperti di pustaka," kata Astuti.