Politik

Menelisik Pileg 2019, Bahari Berpeluang Jadi Wakil Ketua DPRD Dumai 2019-2024

DUMAI, RIUALINK.COM - Pada pemilu serentak 17 April 2019 lalu, khususnya pada pemilihan legislatif Kota Dumai, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menempati urutan ketiga suara terbanyak.

Setelah Partai Demokrat (PD) dengan perolehan suara 20.233 suara disusul dengan posisi kedua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 19.683 suara, partai berlambang banteng moncong putih ini ternyata juga berhak menempati kursi pimpinan wakil rakyat periode 2019-2024.

Bermodalkan 18.920 suara, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Dumai pun langsung melaksanakan rapat pleno dalam rangka mengusulkan sejumlah nama yang pantas menempati kursi pimpinan DPRD Dumai nanti.

Setelah dirumuskan, terdapat tiga nama yang cukup layak yang diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Nantinya ketiga nama tersebut harus mengikuti sejumlah tahapan tes sebelum menjadi pimpinan wakil rakyat Kota Dumai periode 2019-2024.

Hal ini sesuai instruksi DPP PDI Perjuangan nomor 6010/IN/DPP/VII/2019 serta memperhatikan peraturan partai nomor 07 tahun 2019 perihal penilaian jabatan pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi DPRD Kota Dumai Periode 2019-2024.

Zubair Firdaus selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Dumai dua periode kepada riaulink.com, Senin (5/8/2019) melalui sambungan telepon selulernya mengatakan jika pihaknya sudah mengirim ketiga nama ke DPP partai.

"Namun yang menentukan siapa yang layak adalah kewenangan pusat,"ujar pria yang akrab disapa Uber ini menerangkan.

Menurut dia ketiga nama tersebut cukup berpeluang menempati tampuk kursi pimpinan di legislatif Dumai tersebut. Akan tetapi yang mempunyai kans besar  berdasarkan jumlah suara yang paling banyak diraih saat pemilihan kemarin adalah Bahari.

Bahari sendiri merupakan caleg terpilih dari daerah pemilihan (dapil) III yakni Bukit Kapur dan Sungai Sembilan. Ia berhasil mengumpulkan 2.064 suara, bahkan suaranya mampu mengalahkan Gusri Effendi, Ketua DPRD Kota Dumai periode 2014-2019 dari dapil I yakni Dumai Kota.

Uber pun menjelaskan, merujuk pada perolehan suara di pemilu 2009, 2014 dan 2019, tak ditampiknya suara di dapil III memang basisnya partai berwarna merah itu.

"Ini dibuktikan jika PDIP selalu berada di  peringkat pertama setiap pemilu di dapil III. Tentunya kita berharap hal ini bisa diapresiasi oleh DPP partai sebagai bentuk penghargaan kepada simpatisan, kader dan pemilih setia partai," ungkap Uber.

"Kita berharap dapil III bisa kita pertahankan sebagai basis terkuat kita,"katanya.

"Dan apabila Bahari memang terpilih, sudah tentu dia bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat sebagaimana perannya di kursi pimpinan nanti," tukasnya.

Di lain kesempatan, penuturan serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Riau, Zukri Misran melalui Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik, Tito Gito. 

Tito meyakinkan kalau partai punya penilaian khusus terhadap militansi serta kerja politik yang dilakukan kader selama ini.

"Dan Bahari mempunyai nilai lebih. Saya pikir sangat pantas dan berhak diberikan kesempatan di posisi pimpinan DPRD Dumai," tutupnya.(kll)