Hukrim

Tendang Korban dan Lepaskan Tembakan, Rp140 Juta Dibawa Kabur

INHIL, RIAULINK.COM - Pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Lintas Sungai Luar-Sungai Empat Dusun Sungai Simpun Kelurahan Sungai Empat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) sekira pukul 17.00 WIB, Selasa (6/8/2019) lalu berhasil diamankan Polisi.

Tiga orang pelaku dengan jenis kelamin laki-laki, S alias Dedi (31) warga Desa Belantaraya Kecamatan Gaung, J alias Buyung (32) warga Kelurahan Sungai Empat Kecamatan GAS, dan WM alias Wis (19) warga Desa Belantaraya Kecamatan Gaung ditangkap pada Jumat (9/8/2019) di Penginapan Hotel Bintang Timur Jalan MH Thamrin Provinsi Jambi oleh Polsek GAS.

Kronologi penangkapan bermula saat Unit Reskrim Polsek GAS melakukan penyelidikan. Kemudian petunjuk dan alat bukti lainnya yang dikumpulkan diduga kuat mengarah kepada S alias Dedi. Sekitar pukul 19.30 WIB ketiga pelaku berhasil dibekuk.

Modus ambil dalam pencurian ini ialah tersangka S dan WM memantau korban di Jembatan Sungai Luar saat korban pulang dari mengambil uang di salah satu Bank di Tembilahan. Ketika korban lewat, pelaku mengikuti korban dari belakang menggunakan sepeda motor dan mendahului korban untuk menunggu korban di tempat sepi.

Setelah menemukan tempat yang cocok, pelaku turun dari sepeda motor dan menunggu korban lewat. Di tempat tersebut sudah ada J menunggu S yang sebelumnya dikabari via seluler, sementara WM pulang ke Belantaraya.

Saat korban lewat, pelaku S pura-pura buang air kecil langsung menendang korban sehingga korban terjatuh dan S melepaskan tembakan ke udara satu kali menggunakan senjata api sedangkan J membawa senjata tajam jenis pedang pendek langsung mengambil tas ransel milik korban, kemudian kedua pelaku langsung berlari ke arah semak-semak.

Hasil curian tas ransel milik korban berisi uang tunai sekitar seratus empat puluh juta rupiah, hp android merk asus, dan beberapa surat-surat penting.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit sepeda motor merk RX King milik S, 1 unit hp android merk samsung milik S, 1 unit hp lipat merk samsung milik S, 1 unit hp merk samsung duos milik WM, 1 unit hp merk nokia milik J, 1 lembar kemeja lengan panjang motif kotak-kotak milik S, sepasang sepatu warna abu-abu milik S, 1 pucuk senjata api rakitan laras pendek milik S, 2 butir peluru beserta 1 buah selonsong peluru milik S, uang tunai sebulan ratus ribu rupiah milik WM, uang tunai dua puluh juta tiga ratus ribu rupiah milik J, dan uang tunai tiga juta sembilan ratus ribu rupiah milik S.

Berdasarkan pasal 365 KUHP, tersangka pencurian disertai dengan kekerasan terancam kurungan selama-lamanya 12 tahun penjara. (ray)