Politik

KPU Dumai: Kami Berharap Pilkada 2020 Tak Terjadi Lagi

DUMAI, RIAULINK.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai gelar rapat evaluasi fasilitasi kampanye pemilu tahun 2019 di Hotel Grand Zuri Rabu (7/8/2019).

Ketua KPU Dumai, Darwis menjelaskan, tahapan pemilu 2019 sudah berakhir. Sementara pelantikan anggota DPRD Kota Dumai terpilih diagendakan Sabtu, 10 Agustus 2019 atau Senin, 12 Agustus 2019 nanti.

Sementara pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, kata Darwis, juga akan dilaksanakan di Provinsi Riau. Termasuk di Kota Dumai juga diselenggarakan Pilkada 2020.

Tahapan Pilkada tahun 2020 itu sendiri sudah dimulai Oktober 2019. 

“Pilkada serentak dilaksanakan 23 September 2020,” ungkap Darwis.

Ia menjelaskan bahwa dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK), pemilu serentak tahun 2019 tidak ada masalah. Hanya saja untuk Kecamatan Dumai Kota, lokasinya sangat minim. 

“Jadi secara umum pemilu serentak di Dumai berjalan dengan baik,” kata Darwis.

Begitu pula pemahaman rekan-rekan media tentang ketentuan kampanye sehingga dilakukan sesi khusus sosialisasi dengan wartawan.

"Hal ini termasuk semua wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan wadah wartawan lainnya, begitu juga perusahaan media yang tergabung di SPS
(Serikat Perusahaan Suratkabar) dan wadah lainnya juga,"tuturnya lagi.

Untuk itu ia berterimakasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah membantu dan memberikan masukan di dalam evaluasi ini.

"Ini akan menjadi evaluasi kita yang sebentar lagi akan menggelar pesta demokrasi pada 2020 nanti," tukasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Dumai, Eko Wardoyo mengaku pelaksanaan pemilu serentak di Dumai secara umum berjalan baik. 

"Petugas juga tak ada yang meninggal dunia seperti di daerah lain," ucapnya.

Hanya saja masih adanya kekurangan surat suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) perlu dievaluasi.

"Kami berharap untuk pilkada tahun 2020 tidak terjadi lagi,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Kesbangpol juga berharap agar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sudah ada dipakai lagi.

"Karena dinilai lebih mengerti dan lebih profesional," ucapnya singkat.

Di kesempatan yang sama, Kepala Satpol PP Kota Dumai, Bambang Wardoyo sempat mengeluhkan tentang pemasangan APK di Dumai. Sebab sejumlah parpol rajin memasang alat peraga, namun malas membuka.

“Dan kita membuka APK nya bahkan sampai subuh, sementara pihak parpol tidak mau ikut membersihkannya," tutupnya.(kll)