Otomotif

Sekda Inhil: Peralihan ke DMIJ Plus Terintegrasi Perlu Banyak Tindakan

INHIL, RIAULINK.COM - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP menghadiri rapat tentang Program DMIJ Plus Terintegrasi di Aula Bappeda Inhil, Kamis (11/7/2019).

Rapat ini dibuka oleh Sekda Inhil, H Said Syarifuddin SE MP MSn. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti dan Kepala OPD yang bersinergi dengan Program DMIJ Plus Terintegrasi.

Sekda menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan rapat dengan OPD terkait membahas tentang BUMDes.

"2 hari yang lalu kita sudah melakukan rapat percepatan Pak. Kita sudah membentuk tim percepatan, yang diketuai Sekda. Rapat ini untuk menyinkronkan DMIJ Plus Terintegrasi dengan beberapa OPD terkait," lapornya kepada Bupati.

Menurut Said Syarifuddin peralihan Program DMIJ ke DMIJ Plus Terintegrasi ini memerlukan banyak tindakan, terutama legalitas program tersebut. Dikatakannya pula saat ini seluruh desa sudah membentuk BUMDes.

"Dari 197 desa di Kabupaten Indragiri Hilir, BUMDes sudah terbentuk semua. Kami sudah minta kepada fasilitator untuk memetakan semua BUMDes itu," sebut Sekda.

Sementara itu, Bupati dalam arahannya mengungkapkan bahwa kepedulian dan perhatiannya selaku Pemkab Inhil untuk desa sudah tidak diragukan lagi.

"Ini berlangsung sudah cukup lama, 1 periode. Sekarang P3MD dan DMIJ Plus Terintegrasi harus bersama nengeroyok memajukan desa. Saya minta kepada P3MD kita harus 1. Satu kesatuan, kita lebih ingin mewujudkan RPJMD yang representatif," tegasnya.

Saat dimintai keterangan oleh awak media Bupati menjelaskan bahwa rapat ini merupakan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang sudah disusun dan dirancang dalam rangka penyempurnaan RPJMD.

"Jadi melalui kesempatan ini saya melakukan kroscek khususnya tentang program prioritas kita yaitu DMIJ Plus Terintegrasi. Sebelumnya sudah diadakan rapat yang kepada Pak Sekda saya SK kan sebagai ketua tim percepatan mewujudkan program DMIJ Plus Terintegrasi itu bersama-sama dengan OPD terkait," urai Orang Nomor Satu di Inhil ini.

Senada dengan yang disebutkan Sekda, sudah turun instruksi kepada leader fasilitator untuk menyusun potensi-potensi di setiap desa untuk memaksimalkan fungsi BUMDes yang sudah dibentuk.

"Kita sudah bentuk BUMDes untuk 197 desa, potensi-potensi yang ada itu yang akan dikelola oleh BUMDes. Nah inilah tadi dipaparkan agar disupport penganggarannya melalui dinas terkait," terangnya.

Ayahanda Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini berharap agar program prioritas didukung oleh seluruh OPD terkait.

"Saya berharap program prioritas itu betul-betul ditopang menjadi tanggung jawab OPD yang lain, tidak hanya Dinas PMD saja yang sebagai leading sektornya, tapi menjadi tanggung jawab bersama. Itulah inti daripada DMIJ Plus Terintegrasi," pungkas Bupati menutup wawancara.

Wakil Bupati Inhil berkomentar bahwa dirinya sangat mendukung apa yang telah dibahas dalam rapat kali ini.

Selaku Pemkab Inhil dirinya mengaku sering mendapat pertanyaan dari masyarakat mengenai kapan dimulainya program pemerintah periode ini.

"Jadi maka dari itu saya sering turun ke lapangan melihat kondisi dan menyampaikan apa yang kita lakukan ini kepada masyarakat. Karena ini untuk kebaikan kita bersama," ujar Wakil Bupati yang akrab disapa Abah SU ini.(ray)