Nasional

Berkas Jawaban TKN Jokowi-Ma'ruf Amin Minta MK Tolak Permohonan Prabowo

RIAULINK.COM - Ketua Tim Hukum Paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin,  Yusril Ihza Mahendra menyatakan pihaknya sudah merampungkan jawaban atas permohonan yang dibacakan oleh paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiga Uno selaku pemohon dalam sidang PHPU Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

"Hari ini kami sudah merampungkan jawaban terhadap permohonan yang dibacakan oleh pemohon dalam persidangan yang lalu," ujar Yusril di Posko Cemara, Jakarta, Senin (17/6).

Yusril tak merinci soal isi jawaban permohonan yang telah dibuat oleh Jokowi-Ma'ruf selaku pihak terkait dalam sidang tersebut. Akan tetapi, ia menyatakan inti dari jawaban permohonan yang telah dibuat tersebut menyanggah isi permohohan yang disampaikan Prabowo-Sandi.

Yusril menilai permohonan yang diajukan Prabowo-Sandi dalam sidang lebih banyak ditujukan kepada Jokowi-Ma'ruf. Padahal menurut dia permohonan yang diajukan oleh Prabowo-Sandi seharusnya ditujukan kepada KPU selaku termohon.

"Kami tentu akan menjawab secara proporsional apa yang dikemukakan oleh tim kuasa hukum pemohon dalam persidangan yang lalu," ujarnya.

Di sisi lain, Yusril menyinggung soal permohonan yang disampaikan oleh Prabowo-Sandi lewat kuasa hukumnya berbeda jauh dengan permohonan yang diajukan pertama kali Tim Prabowo-Sandi ke MK pada 24 Mei 2019.

"Kami kemudian menganggap permohonan yang diregistrasi itulah yang menjadi titik tolak untuk kami jawab. Sedangkan yang diserahkan pemohon tanggal 10 Juni itu adalah sebagai permohonan yang diperbaharui. Jadi seperti itu formatnya," ujar Yusril.

Terkait dengan hal itu pula, Yusril menyampaikan Jokowi-Ma'ruf memohon MK untuk menerima seluruh eksespi yang diajukan. Jokowi-Ma'ruf, kata Yusril, dalam petitum memohon MK tidak memeriksa, mengadili, dan memutus perkara yang dimohonkan, atau menolak permohonan yang diajukan Prabowo-Sandi.

"Sedangkan dalam pokok perkara ada dua versi permohonan, ya tetap petitum kami satu, menolak permohonan seluruhnya," ujarnya.

Lebih dari itu, Yusril menyampaikan pihaknya akan menyerahkan eksepsi ke MK sore ini sehingga dalam waktu dekat sudah bisa diunggah di situs MK.