Riau

2019 Realisasi APBD Riau Masih Rendah 16,97 Persen

Ahmad hijazi, sekda provinsi riau

RIAULINK.COM, PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, mengakui realisasi serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau saat ini, masih terbilang rendah hingga memasuki pertengahan bulan Mei 2019. 

"Masih rendah, disebabkan karena sejumlah OPD masih menyelesaikan administrasi keuangannya. Sehingga belum seluruhnya tercatat menjadi realisasi," ungkap Ahmad, Rabu (15/5/2019) pagi di Pekanbaru. 

Menurut Ahmad, saat ini serapan APBD baru mencapai 16,97 persen atau setara dengan Rp1.557.739.359.493. Dengan rincian untuk belanja tidak langsung sebesar 10,60 persen. Untuk belanja langsung sebesar 6,37 persen.

"Biasanya dipertengahan tahun nanti meningkat realisasinya. Untuk itu jangan terburu-buru, mengeksekusinya. Kita optimis saja tujuan tersebut akan meningkat sesuai keinginan" terang Ahmad.

Selama menjabat sebagai Sekda, Ahmad menyebut serapan untuk anggaran selalu. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan akan terjadi sisa lebih anggaran. 

"Tahun 2016 itu seingat saya bisa berlebih sampai Rp 3 hingga Rp 4 triliun. Setalah 2016 realisasi serapan selalu tinggi, bahkan kita sampai kekurangan duit. Insfrastrutur, jalan dan jembatan kan banyak sekali di Riau yang perlu dibangun," kata Ahmad. 

Sedangkan untuk realisasi fisik APBD tahun 2019 sampai dengan 13 Mei kemarin, sudah mencapai 20,42 persen. Rincianya belanja tidak langsung 12,72 persen dan belanja langsung 7,70 persen. 

"Untuk fisik itu angkanya sudah cukup tinggi," pungkas Ahmad. (Emi )