Esports

Diikuti 375 Suvivors, 13Link Keluar Sebagai Juara Pertama Pada Turnamen Free Fire se-Kabupaten Siak

Sebanyak 75 tim fokus mengikuti turnamen game free fire se kabupaten Siak, Minggu (7/4/2019) di Rasa Q Cafe, Siak Sri Indrapura.

RIAULINK.COM, SIAK - Free Fire Community Siak sukses menggelar turnamen game Free Fire di Rasa Q Cafe, Jalan Indragiri, Turap, Kampung Melayu Rempak, Siak Sri Indrapura, Minggu (7/4/2019) dari pagi-malam.

Turnamen game Free Fire terbesar di kabupaten Siak 2019 itu diikuti oleh 75 tim atau sebanyak 375 survivors (sebutan untuk pemain game free fire).

Turnamen sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga berakhir pukul 21.15 WIB. Kegiatan tersebut digelar Free Fire Community Siak bekerja sama dengan Telkomsel dan Rasa Q Cafe. Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp 4,4 juta. 

Babak penyisihan dilaksanakan pada siang hingga sore, sedangkan malam masuk babak final. Panitia memberi hadiah kepada 5 tim dengan nilai tertinggi. Pengumuman juara dan pembagian hadiah dilaksanakan pada malam hari. 

13LINK Team berhasil keluar sebagai juara I pada turnamen kali ini. Ia berhak mengantongi uang tunai sebesar Rp 1.500.000 dan piagam. Sedangkan juara II diraih oleh Jakam 420 Team dan berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000 dan piagam. 

Juara 3 diraih oleh Serdadu NS X PBM, yang berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 800.000 dan piagam. Juara 4 diraih oleh {Kg R}' "Squad dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 600.000 dan piagam. Juara 5 diraih oleh GF7.K2R dan berhak mendapatkan uang tunai Rp 400.000 dan piagam. Sedangkan untuk Mhouster kil diberi apresiasi sebesar Rp 50.000.

Ketua Free Fire Community Siak, Sandi mengaku cukup puas dengan turnamen tersebut. Ia berencana menggelar event free fire lebih besar lagi,  bekerja sama dengan Rasa Q Cafe dan Telkomsel. 

"Tidak tertutup kemungkinan kita mengajak pihak lain untuk bekerja sama. Semakin banyak sponsor semakin bagus," kata dia.

Ia sendiri tidak menyangka tingginya antusias peserta untuk mengikuti turnamen tersebut. Bahkan seluruh slot yang dibuka sejak awal terisi penuh.

"Banyak pemain fame free fire di Siak. Antusiasme mereka tidak kalah dibanding kota lain. Ini yang membuat kita terus semangat," kata dia.

Sandi menerangkan, turnamen game free fire ini sudah mendunia. Jenjangnya sama dengan olahraga lain, yakni kompetisi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, regional/internasional. Free Fire World Cup 2019 ini diadakan di Thailand. Pemenang nasional akan mewakili Indonesia untuk ikut pada piala dunia di Thailand itu nanti.

"Kita melaksanakan turnamen ini juga untuk melihat potensi teman-teman gamers. Kita juga ingin anak Siak bisa ikut pada event-event free fire yang lebih besar lagi," kata dia. (Iqbal)