Politik

Ma'ruf Pinta Agar Pendukung Tak Terpancing Provokasi

Cawapres 01 KH. Maruf Amin.Photo : merdeka.com

RIAULINK.COM - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin meminta kepada pendukungnya dan kubu penantang untuk saling menahan diri, ketika masa kampanye terbuka 23 Maret 2019 mendatang dimulai.

Hal itu, dikatakan Ma'ruf, menanggapi kemungkinan wacana Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menambah pengamanan, ketika salah satu kandidat bertandang ke wilayah yang menjadi basis lawan.

Ma'ruf menyadari, dimulainya kampanye terbuka akan meningkatkan tensi politik. "Sejak awal, kita memang mengajak pendukung 01 untuk bersikap santun dan tidak terprovokasi oleh kampanye-kampanye yang bisa menimbulkan konflik," kata Ma'ruf di sela kegiatanya di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Senin 11 Maret 2019. 

Adapun soal strategi, Mustasyar PBNU itu menegaskan, dia dan Jokowi tetap mengedepankan adu gagasan dan program kepada publik. Ia menolak, segala bentuk kampanye hitam seperti hoaks dan fitnah yang belakangan makin marak. Bahkan, menyerang pasangan petahana. 

Sebelumnya, KPU telah menentukan pembagian zonasi kampanye, untuk kedua pasangan calon dan seluruh parpol yang menjadi peserta dalam Pemilu 2019. 

KPU memutuskan selang dua hari sekali, kedua pasangan calon akan berpindah zona kampanye sesuai urutan masing-masing yang telah ditentukan melalui undian. 

Sesuai undian, pasangan nomor 01, Jokowi-Ma'ruf memulai kampanye dari zona B. Terdiri dari daerah Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat. 

Sedangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi, memulai di wilayah zona A. Terdiri dari daerah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.