Sosbud

Gelar Kegiatan Sosial, Laskar Banjar Dalas Hangit Ingatkan Perlunya Peduli Terhadap Sesama

RIAULINK.com - Ungkapan kasih sayang yang paling indah adalah ketika kita bisa berbagi, terutama berbagi kepada kedua orang tua, ayah ibu, suami/istri, anak, saudara, sahabat, dan orang-orang di sekeliling kita.

Tak lupa juga berbagi rezeki kepada mereka yang paling membutuhkan yaitu mereka yang hidupnya sedang kesusahan. Berbagi tidak harus berupa materi atau harta benda seperti uang, makanan dan lainnya. Kita juga bisa berbagi kebaikan dan kebahagian berupa tenaga, ilmu, pikiran, doa dan dengan hal kecil yaitu dengan menunjukkan senyum indah di hadapan saudara-saudara kita.

Kami dari LBDH juga mempunyai tujuan mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan kita.

Kali ini kita mendapat info tentang anak yang bernama Rendi irawan, Ibunua bernama Suryati, sedangkan Ayahnua sudah wafat,yang beralamat di RT/RW 008 tunas harapan Gang pisang Sungai Guntung Kecamatan Kateman Indragiri Hilir. Diagnosa jantung bocor. 

Mereka terbiasa dengan malam tampa penerang. Saat ingin berobat yang ada di benak mereka apakah mampu membayar nanti. Jadi rasa takut ketidak mampuan membuat mereka tak membawa rendi untuk berobat lebih lanjut.

Mereka hanya mengambilkan obat-obatan dan berapa sirup untuk membuat Rendi tidak terlalu merasakan sakitnya. Sekarang kondisinya sudah susah untuk bicara ,bibir serta jarinya terlihat biru. Dan tidak mampu menelan makanan. Semoga masa kecilmu bisa engkau nikmati nak dengan canda tawa. Deritamu ada masalah kita semua.

Rasa iba kami terhadap rendi pun menimbulkan niat untuk meminta donasi kepada semua anggota LBDH dan juga kepada masyrakat yang mau menyisihkan sedikit rezekinya kepada keluarga Rendi untuk membantu beban keluarganya dengan suka rela

Sedikit demi sedikit dana pun terkumpul. Alhamdulillah tingkat kepedulian anggota LBDH terhadap sesama sangat tinggi dan sangat patut diacungi jempol. karna kita mengerti Berbagi bukan tentang seberapa besar dan seberapa berharganya hal yang di beri, namun seberapa tulus dan ikhlasnya apa yang ingin kita beri.

Setelah dana terkumpul, jum'at (14.12.2018) perwakilan dari LBDH pun berangkat menuju kediaman rendi,yang dipimpin bapak RUSLI selaku sekretaris umum LBDH, Cuaca mendung dan sedikit gerimis tidak menghentikan langkah kami menuju rumah rendi. dengan semangat kuat seperti slogannya LBDH “Haram Menyarah Wajak Sampai Kaputing” artinya berusaha sampai akhir tidak boleh menyerah, tidak mudah putus asa. Jarak tempuh kediamannya lumayan jauh dari pelabuhan kira 45menit berjalan kaki.

Sesampai dikediaman rendi, kami disambut ramah keluarganya. terlihat rendi juga menyambut kami. tatapannya sayu, badannya kurus dengan bobot 14kg. Sungguh iba melihatnya, yang harusnya dia menikmati masa kecilnya bermain bersama teman sebayanya tapi dia sudah menanggung penyakit yang dideritanya.

Sedikit perbincangan dengan ibunya disertai rendi yang duduk didekat kami.akhirya sumbangan dana diberikan kepada keluarganya. 

Semoga sedikit bantuan dari kami bisa membantu kesembuhan rendi,doa kami selalu ada untukmu.tetap semangat dan buat keluarganya semoga diberi ketabahan dalam menjalani masalah ini,jangan mudah putus asa,karna disetiap masalah pasti ada jalan keluar. 

Tidak lupa pula kami ucapnkan kepada semua anggota LBDH  maupun saudara kita yang sudah memberikan bantuan baik berupa dana maupun doa buat kesembuhan adik kita rendi.

Jangan nilai seberapa besar yang kita berikan Seperti yang kita ketahui dalam hadist“ Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa menyedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rezeki untukmu.”

Hadits di atas dapat dijadikan sebagai dasar bagi para muslim untuk menyedekahkan sebagian harta yang disimpannya. Riwayat lain pun menyebutkan bahwa Rasulullah pernah berkata: “Infakkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau menyedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah dari rezeki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”

Semoga rezeki kita dimudahkan agar kita masih bisa peduli terhadap saudara yang membutuhkan.